Enam Peneliti ITB Menangkan Proposal Hibah dari Facebook

Enam Peneliti ITB Menangkan Proposal Hibah dari Facebook
ITB

SSalah satu bagian dari Facebook, yaitu Facebook Research, telah mengadakan kompetisi digital untuk mengajukan proposal penelitian akademis yang bertemakan ekonomi dampak teknologi digital. Facebook berkomitmen memberikan hibah senilai USD 1 juta untuk mendanai proyek-proyek terpilih, guna mengukur dampak media sosial dan teknologi digital.

Mulai awal April dengan batas waktu 20 Mei 2020, Facebook telah menetapkan pemenang musim panas ini. Kabar baiknya, salah satu pemenang yang terpilih untuk proposal proyek penelitian Economic Impact of Digital Technology berasal dari Indonesia, tepatnya mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Mereka adalah Eko Agus Prasetio, Ayu Purwariyanti, Dedy Sushandoyo, Muhammad Irham Rahadhian, Naufal Al Labib Tisyadi, dan Retna Ayu Mustikarini Kencanasari. Proposal mereka yang berjudul "Business Agility – The Role of Data Driven Digital Advertising" termasuk di antara daftar pemenang global. Program ini difokuskan pada perbaikan dampak ekonomi alat digital pada usaha kecil dan menengah.

Baca juga: Upaya Konektivitas Facebook untuk Menciptakan Koneksi Internet yang Inklusif di Indonesia

Fokus Menjelaskan Solusi Teknologi untuk UMKM

Penajaman Digital Facebook
Ilustrasi Facebook (Foto: 123rf / Patrick De Grijs)

Dalam rilis yang diterima Gizmologi di Jakarta (27/8), Arturo Gonzalez selaku Direktur Advokasi dan Riset Facebook, mengatakan hal ini merupakan bagian dari pengumuman pemenang penghargaan riset putaran kedua. "Saat kami meninjau proposal yang masuk, pentingnya pekerjaan ini menjadi lebih jelas."

Menurutnya, pandemi Covid-19 telah menyebabkan banyak pelaku usaha kecil menengah di seluruh dunia beradaptasi untuk beroperasi secara online. Untuk lebih memahami tantangan dan peluang mereka, para pemenang & # 39; proposal memberikan gambaran umum tentang berbagai teknologi yang digunakan oleh usaha kecil dan menengah, mengeksplorasi topik terkait seperti periklanan digital, pemasaran, pembayaran, dan alat digital lainnya.

Baca:  Sharp AQUOS Sense 5G Dengan Snapdragon 690 Diluncurkan Bersama Tiga Smartphone Sharp Lainnya

Proposal penelitian dari tim peneliti Indonesia ini bertujuan untuk melihat dan mendalami peran teknologi digital dalam kelincahan bisnis pada masa krisis di tiga industri yang paling terdampak, yaitu pariwisata, pendidikan dan pertanian. Dan juga akan membedah lebih jauh, manfaat pendukung teknologi digital dalam menghadapi krisis luar biasa saat ini.

Tim pemenang akan menggunakan dana tersebut untuk melakukan penelitian

Riset Facebook
(Sumber: research.fb.com)

“Kami yakin proposal para pemenang ini akan membantu menggambarkan pemulihan ekonomi lintas sektor, untuk usaha kecil dan menengah,” tambah Arturo. Menanggapi hal tersebut, tim pemenang dari Indonesia mengaku senang telah mendapatkan hibah dari Facebook yang akan menjadi dasar mereka dalam melaksanakan proyek penelitiannya.

“Kami berharap ketika proyek penelitian ini selesai, kami dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi literatur penelitian tentang peran teknologi digital dalam kelincahan bisnis, serta memberikan informasi yang berguna dan referensi praktis dalam penggunaan teknologi digital di masa yang luar biasa. krisis, "kata tim pemenang.

Total, Facebook telah menerima sebanyak 189 proposal yang dikumpulkan dari 39 negara di dunia. Proposal yang dipilih atau dimenangkan mencakup agenda penelitian, mulai dari memeriksa strategi periklanan yang digunakan oleh bisnis milik minoritas untuk menjangkau konsumen, hingga penggunaan pembayaran nirsentuh oleh bisnis kecil, menurunkan risiko paparan virus.